Tanimulya, Ngamprah – Kabupaten Bandung Barat. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti halaman Graha Tani Mulya Indah (GTMI) RW 15, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu pagi, 28 Juni 2026. Sejak pukul 08.30 WIB, warga dari 11 RT se-RW 15 berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk mengikuti acara peresmian pembangunan tahap 2 gedung serbaguna kebanggaan warga tersebut.
Acara yang dikemas sederhana namun sarat makna ini dihadiri oleh unsur-unsur penting di lingkungan RW 15. Tampak hadir para Ketua RT se-RW 15, para sesepuh dan tokoh masyarakat, di antaranya Kapten Ihsan dari RT 02 dan Letkol Deden dari RT 10, yang kehadirannya menambah khidmat jalannya acara.
Dari jajaran Yayasan Bina Tani Mulya Al Mujahidin (YBTMA) selaku pengelola, hadir Ketua Pembina YBTMA H. Supriyanto, Ketua YBTMA H. Heris Hendriana, serta Direktur GTMI H. Sudiarto. Acara juga dihadiri perwakilan Pengurus RW 15, jajaran pengurus dan staf YBTMA, hingga warga masyarakat yang antusias menyaksikan langkah maju pembangunan fasilitas bersama ini.
Diawali Doa, Ditutup dengan Peresmian Simbolis
Rangkaian acara yang dipandu MC Bapak Soleh Setiabudi (Sekretaris YBTMA) dibuka dengan pembacaan doa bersama, memohon kelancaran dan keberkahan bagi proses pembangunan tahap 2 GTMI. Suasana khidmat tampak dari barisan warga yang berdiri rapi di halaman gedung, sebagian menundukkan kepala mengikuti alunan doa yang dipimpin di depan.
Usai pembacaan do’a oleh Ustadz Ajit Wartana – RT.05, acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari perwakilan YBTMA, pengelola GTMI, serta tokoh masyarakat RW 15. Dalam kesempatan tersebut, para pembicara menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepercayaan warga terhadap pengelolaan GTMI selama ini, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi mengawal proses pembangunan tahap 2 agar berjalan lancar hingga tuntas.
Puncak acara ditandai dengan peresmian secara simbolis di empat titik pondasi pembangunan GTMI tahap 2, yang dilaksanakan langsung di lapangan GTMI oleh jajaran pimpinan YBTMA, perwakilan RT, serta perwakilan tokoh masyarakat. Momen ini menjadi penanda resmi dimulainya babak baru pengembangan fasilitas GTMI untuk kepentingan warga RW 15 secara lebih luas.
Sosialisasi kepada Warga Sekitar
Sebelum pelaksanaan, pihak pengelola GTMI juga telah menyampaikan pemberitahuan kepada warga sekitar melalui pemasangan spanduk permohonan maaf, mengingat proses pembangunan berpotensi menimbulkan sedikit gangguan aktivitas di lingkungan sekitar. Langkah ini mencerminkan itikad baik pengelola untuk tetap menjaga kenyamanan bersama selama masa pembangunan berlangsung.
Cerminan Kekompakan RW 15
Kehadiran seluruh unsur mulai dari warga, jajaran Ketua RT, sesepuh, tokoh masyarakat, hingga pengurus YBTMA dan GTMI dalam satu momen ini menjadi cermin nyata kekompakan dan sinergi seluruh lini masyarakat RW 15 Tanimulya. Semangat gotong royong yang ditunjukkan diharapkan terus menjadi fondasi kuat bagi kemajuan pembangunan di lingkungan RW 15 ke depan.
Acara ditutup dengan ngopi bareng dan sesi foto bersama seluruh peserta di depan gedung GTMI, sebagai penanda kebersamaan sekaligus dukungan penuh warga terhadap kelanjutan pembangunan tahap 2 yang akan membawa GTMI menjadi fasilitas yang semakin representatif& memberikan banyak kebermanfaatan bagi kesejahteraan masyarakat RW 15 Tanimulya.
Pembangunan tahap 2 GTMI ditargetkan menghadirkan fasilitas yang lebih lengkap dan representatif bagi kegiatan warga RW 15 Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. _ro
Tanimulya, 26 Juli 2026 – Dalam upaya memperkuat pemahaman akidah Islam yang lurus di tengah masyarakat, Pesantren Tanimulya Indah, salah satu Divisi Pendidikan Nonformal Yayasan Bina Tani Mulya Al Mujahidin (YBTMA), kembali menyelenggarakan Majelis Qubro yang menjadi agenda rutin bulanan. Kegiatan yang dilaksanakan setiap minggu keempat setiap bulan ini kembali dipenuhi antusiasme jamaah dari berbagai wilayah.
Majelis Qubro kali ini mengangkat tema yang sangat relevan dengan kondisi masyarakat, yaitu “Benarkah Bulan Safar Membawa Kesialan?”. Kajian disampaikan oleh para pengasuh Pesantren Tanimulya Indah, Ust. Ahmad Nailul Akmal dan Ust. Sandra Maulana, dengan mengupas secara mendalam berbagai anggapan yang berkembang di masyarakat mengenai bulan Safar berdasarkan dalil-dalil Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Majelis Ilmu yang Menyatukan Umat
Majelis Qubro merupakan salah satu program unggulan pembinaan keagamaan Pesantren Tanimulya Indah yang secara konsisten menghadirkan kajian Islam dengan materi yang aktual dan dibutuhkan masyarakat.
Setiap pelaksanaannya, majelis ini dihadiri oleh jamaah gabungan dari berbagai majelis taklim yang berada di Komplek Tanimulya Indah RW 15, serta diikuti oleh masyarakat dari luar RW 15, luar Desa Tanimulya, hingga jamaah dari berbagai wilayah sekitar yang secara istiqamah hadir untuk menuntut ilmu.
Kehadiran jamaah yang terus meningkat menjadi bukti bahwa semangat masyarakat dalam memperdalam ilmu agama serta mempererat ukhuwah Islamiyah semakin tumbuh dari waktu ke waktu.
Meluruskan Mitos Bulan Safar
Dalam kajian tersebut dijelaskan bahwa keyakinan tentang bulan Safar sebagai bulan pembawa kesialan, musibah, atau kemadharatan merupakan kepercayaan yang berasal dari tradisi kaum Jahiliyah sebelum datangnya Islam.
Pada masa itu, sebagian masyarakat Arab meyakini bahwa bulan Safar identik dengan berbagai bencana sehingga mereka menghindari perjalanan, pernikahan, memulai usaha, ataupun aktivitas penting lainnya karena dianggap akan mendatangkan kesialan.
Islam datang untuk meluruskan keyakinan tersebut. Para pemateri menegaskan bahwa tidak ada satu pun bulan, hari, waktu, atau tempat yang secara hakikat mampu membawa keberuntungan maupun kesialan, kecuali semuanya berada dalam ketetapan Allah SWT.
Meyakini adanya kesialan pada bulan tertentu tanpa dasar syariat termasuk bentuk tathayyur (anggapan sial) yang dapat mengurangi bahkan merusak kemurnian tauhid apabila diyakini sebagai sesuatu yang memiliki pengaruh selain kehendak Allah SWT.
Al-Qur’an Menjadi Landasan Pemahaman
Untuk memperkuat penjelasan tersebut, para pemateri mengajak jamaah kembali kepada petunjuk Al-Qur’an.
Allah SWT berfirman dalam QS. At-Taghabun ayat 11:
“Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah. Barang siapa beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”
Ayat ini menegaskan bahwa setiap musibah yang terjadi merupakan bagian dari ketetapan Allah SWT, bukan karena pengaruh bulan tertentu ataupun mitos yang berkembang di masyarakat.
Selanjutnya dijelaskan pula firman Allah SWT dalam QS. Asy-Syura ayat 30:
“Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak dari kesalahan-kesalahanmu.”
Melalui ayat ini, jamaah diajak untuk melakukan muhasabah diri, memperbanyak istighfar, memperbaiki amal, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, bukan justru menyalahkan waktu, bulan, ataupun keadaan tertentu.
Menguatkan Tauhid dan Menepis Tradisi Jahiliyah
Dalam penyampaiannya, para ustaz menekankan bahwa seorang muslim wajib membangun keyakinannya berdasarkan dalil yang sahih, bukan mengikuti tradisi atau kepercayaan turun-temurun yang tidak memiliki landasan dalam Islam.
Kepercayaan bahwa bulan Safar membawa kesialan tidak hanya bertentangan dengan ajaran Islam, tetapi juga dapat mengikis ketauhidan apabila diyakini bahwa selain Allah memiliki kekuasaan menentukan nasib manusia.
Sebaliknya, Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa bertawakal kepada Allah SWT, memperbanyak doa, memperkuat ikhtiar, serta menjalani setiap waktu dengan penuh optimisme dan keyakinan bahwa seluruh kebaikan maupun ujian berada dalam ketentuan-Nya.
Komitmen YBTMA dalam Pembinaan Keagamaan
Sebagai lembaga pendidikan Islam, Yayasan Bina Tani Mulya Al Mujahidin (YBTMA) tidak hanya berfokus pada pendidikan formal melalui unit-unit sekolah yang dimilikinya, tetapi juga terus mengembangkan pendidikan nonformal sebagai bagian dari dakwah dan pembinaan umat.
Melalui Pesantren Tanimulya Indah, YBTMA menghadirkan berbagai program pembelajaran Al-Qur’an, kajian keislaman, pembinaan akhlak, hingga Majelis Qubro yang terbuka bagi masyarakat luas.
Program ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen yayasan dalam menghadirkan pendidikan Islam yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membangun akidah yang benar, memperkuat karakter, serta menumbuhkan semangat belajar sepanjang hayat.
Harapan ke Depan
YBTMA berharap Majelis Qubro dapat terus menjadi ruang pembelajaran yang membawa manfaat bagi masyarakat, mempererat tali silaturahmi, serta menjadi sarana dakwah yang mampu meluruskan berbagai pemahaman yang belum sesuai dengan ajaran Islam.
Dengan semakin banyaknya masyarakat yang hadir dan mengikuti kajian secara rutin, diharapkan akan lahir generasi muslim yang memiliki akidah yang kokoh, berilmu, berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan kepada seluruh jamaah, para asatiz, dan keluarga besar Yayasan Bina Tani Mulya Al Mujahidin (YBTMA), serta menjadikan setiap majelis ilmu sebagai jalan menuju bertambahnya iman, ilmu, dan amal saleh.
“Majelis ilmu adalah taman surga di dunia. Dengan memahami agama berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah, kita menjaga kemurnian tauhid serta membangun kehidupan yang penuh keberkahan dan kebermanfaatan.”_ro
Tirtamulya Café – Tanimulya, 24 Juli 2026 – Yayasan Bina Tani Mulya Al Mujahidin (YBTMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Pengurus Yayasan yang dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan yayasan, kepala unit pendidikan, serta mitra strategis dari Bank Muamalat Indonesia pada Jum’at, 24 Juli 2026 Mulai Jam 08.00 – 11.15 di Tirtamulya Café – RW.15 Tanimulya.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Ketua Pembina YBTMA, H. Supriyanto, Ketua Yayasan, H. Heris Hendriana, Bendahara Yayasan, Rocky A. Thijsen, Kepala Divisi Pendidikan, H. Dedi Sutardiya, para Kepala Sekolah dan Admin Sekolah dari TK Al Hikmah, SDQ Bina Mulya, dan SMP Bina Mulya, Tim Pengawas Program Mumtaz YBTMA yang dipimpin oleh Bapak Hadiyanto Wibowo beserta tim, serta jajaran Staf dan Administrasi Keuangan Yayasan.
Dalam suasana penuh semangat kebersamaan, rapat membahas berbagai agenda strategis yang berkaitan dengan perkembangan masing-masing unit pendidikan, penguatan administrasi sekolah, evaluasi pengelolaan keuangan, serta penyusunan langkah-langkah peningkatan mutu layanan pendidikan di lingkungan YBTMA.
Ketua Yayasan menyampaikan bahwa koordinasi yang dilakukan secara berkala merupakan bagian penting dalam membangun tata kelola yayasan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan.
Transformasi Digital Bersama Bank Muamalat
Momentum rapat koordinasi kali ini menjadi semakin istimewa dengan kehadiran Tim Mumtaz App dari Bank Muamalat Indonesia yang dipimpin oleh Bapak Eri Derisman. Dalam sesi presentasi, tim memperkenalkan MUMTAZ SCHOOL SYSTEM (Mumtaz App), sebuah platform digital yang dirancang untuk mendukung transformasi pengelolaan sekolah secara menyeluruh.
MUMTAZ SCHOOL SYSTEM merupakan solusi digital dari Bank Muamalat yang mengintegrasikan pengelolaan akademik, administrasi sekolah, keuangan, hingga kepegawaian dalam satu sistem yang saling terhubung. Melalui platform ini, sekolah dapat melakukan pengelolaan administrasi dan transaksi keuangan secara lebih efektif, efisien, transparan, serta dapat dimonitor secara real time sesuai kebutuhan masing-masing lembaga pendidikan.
Selain memberikan kemudahan dalam proses administrasi, sistem ini juga mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada peserta didik, orang tua, guru, maupun pihak yayasan melalui sistem yang terdigitalisasi dan terintegrasi.
Penandatanganan Kerja Sama sebagai Langkah Awal Transformasi
Sebagai bentuk komitmen bersama dalam menghadirkan inovasi digital di lingkungan pendidikan YBTMA, kegiatan dilanjutkan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Yayasan Bina Tani Mulya Al Mujahidin dengan Tim Mumtaz – Bank Muamalat Indonesia.
Penandatanganan kerja sama ini menjadi tonggak awal implementasi sistem digital yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas tata kelola sekolah sekaligus mendukung pelayanan pendidikan yang semakin modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Insyaallah, MUMTAZ SCHOOL SYSTEM akan resmi **dilaunching pada tanggal 9 Agustus 2026 dan mulai diterapkan di seluruh unit pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Bina Tani Mulya Al Mujahidin.
Komitmen YBTMA Membangun Pendidikan yang Unggul
Transformasi digital yang dilakukan YBTMA merupakan bagian dari visi besar yayasan dalam membangun lembaga pendidikan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan pendidikan.
Dengan sinergi antara yayasan, satuan pendidikan, orang tua, serta mitra strategis seperti Bank Muamalat, diharapkan seluruh layanan pendidikan di lingkungan YBTMA semakin berkualitas, transparan, dan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan di era digital.
Semoga ikhtiar bersama ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan yang lebih berkualitas, lebih maju, profesional, serta memberikan kebermanfaatan yang luas bagi peserta didik, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat.
“Transformasi digital bukan sekadar perubahan sistem, tetapi ikhtiar bersama untuk menghadirkan layanan pendidikan yang lebih baik, lebih cepat, lebih transparan, dan lebih bermanfaat bagi seluruh keluarga besar YBTMA.” _ro
Tanimulya, 14 Juni 2026 — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai Aula Education Center Binamulya pada Ahad pagi, 14 Juni 2026. Yayasan Bina Tanimulya Al Mujahidin (YBTMA) menggelar Rapat Pengukuhan Anggota Pembina untuk masa jabatan Periode 2026–2031 — sebuah momen bersejarah yang menegaskan komitmen bersama antara yayasan, tokoh masyarakat, dan seluruh warga RW.15 Tanimulya dalam membangun kemanfaatan yang berkelanjutan.
Momen Bersejarah yang Dinantikan
Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh lebih dari 30 peserta, mulai dari 11 Ketua RT se-RW.15 yang hadir sebagai representasi seluruh warga, Ketua DKM Al Mujahidin, Manager GTMI (Graha Tani Mulya Indah), Ketua RW.15 periode baru /yang mewakili, mantan Ketua RW.15, hingga para pendiri dan pengurus YBTMA.
Meski berlangsung dalam nuansa formal, rapat pengukuhan ini terasa sangat cair, komunikatif, dan penuh kehangatan — mencerminkan semangat kekeluargaan yang selama ini menjadi ruh perjalanan YBTMA.
Pelantikan: Manifestasi Kepercayaan Warga
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh H. Supriyanto, Ketua Pembina YBTMA. Dalam momen yang khidmat ini, beliau secara resmi mengukuhkan para Anggota Pembina YBTMA Periode 2026–2031, yang terdiri dari:
11 Ketua RT se-RW.15 sebagai manifestasi perwakilan seluruh warga RW.15 Tanimulya
Ketua DKM Al Mujahidin — H. Paino Wiyono
Manager GTMI — H. Sudiarto
Mantan Ketua RW.15 — H. Rizki Hadiansyah
Para Pendiri dan Pelopor YBTMA — termasuk H. Danar Madio P., H. Bidin Saepudin, dan para tokoh lainnya
Kehadiran 11 Ketua RT sebagai Anggota Pembina bukan sekadar formalitas. Ini adalah wujud nyata bahwa YBTMA lahir dari, oleh, dan untuk seluruh warga RW.15 Tanimulya. Kepercayaan yang diberikan menjadi amanah yang harus dijaga bersama.
Sambutan yang Penuh Makna
Dewan Pengawas, Bapak Amin Nugroho dalam sambutannya menekankan pentingnya semangat fastabiqul khairat — berlomba-lomba dalam kebaikan — sebagai pondasi sinergi yang telah dibangun bersama. Apresiasi yang tulus disampaikan kepada seluruh pembina, pengurus, guru, tenaga kependidikan, karyawan, orang tua siswa, dan semua pihak yang telah mendedikasikan diri dalam perjalanan panjang YBTMA.
H. Supriyanto, Ketua Pembina, dalam pemaparannya mengisahkan kembali sejarah berdirinya YBTMA — sebuah kisah inspiratif tentang kemandirian warga. Berawal dari fasilitas umum (fasum) yang lama tidak kunjung dibangun oleh developer, para tokoh dan warga RW.15 berinisiatif membangun secara mandiri. Semangat gotong royong itulah yang kemudian menjadi cikal bakal YBTMA berdiri dan terus berkembang hingga hari ini.
H. Heris Hendriana, Ketua Yayasan sekaligus tuan rumah acara, tidak bisa menyembunyikan rasa syukur dan bangganya. Kekompakan dan sinergi yang ditunjukkan oleh seluruh elemen — RT, RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, bersama yayasan — adalah bukti nyata bahwa ketika masyarakat bersatu, kebermanfaatan yang luar biasa bisa diwujudkan untuk seluruh warga RW.15 Tanimulya.
Diskusi yang Produktif dan Membangun
Salah satu keistimewaan acara ini adalah sesi diskusi yang sangat terbuka dan produktif. Berbagai masukan dan aspirasi dari peserta disambut dengan lapang dada oleh pengurus yayasan, menciptakan dialog yang setara antara yayasan dan masyarakat. Ini bukan rapat biasa — ini adalah ruang musyawarah yang sejati.
Ditutup dengan Doa dan Makan Bersama
Sebagai penutup yang hangat, acara diakhiri dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keberkahan langkah-langkah ke depan, dilanjutkan dengan makan bersama yang semakin mempererat tali silaturahmi di antara seluruh peserta.
YBTMA: Dari Warga, Untuk Warga
Pengukuhan Anggota Pembina YBTMA Periode 2026–2031 ini bukan sekadar seremonial pergantian kepengurusan. Ini adalah pernyataan tekad bersama — bahwa YBTMA akan terus hadir sebagai pilar kebermanfaatan yang nyata bagi seluruh warga RW.15 Tanimulya; melalui pendidikan, pemberdayaan masyarakat, layanan sosial, dan berbagai program yang telah dan akan terus dikembangkan.
Dengan kepercayaan yang telah diberikan, para Anggota Pembina periode baru ini diharapkan mampu menjadi jembatan aspirasi warga sekaligus penggerak program-program unggulan YBTMA — demi mewujudkan komunitas RW.15 Tanimulya yang madani, mandiri, dan penuh keberkahan dengan berFastabiqul khairat.
“Barangsiapa yang tidak memperhatikan urusan kaum muslimin, maka ia bukan bagian dari mereka.” — HR. Al-Bazzar Semoga Allah SWT meridhoi setiap langkah dan amanah yang diemban. Aamiiin Yaa Robbal’alamiiin.. ro
TMI, 230426 — Ada duka yang begitu dalam yang kini menyelimuti keluarga besar Yayasan Bina Tanimulya Al Mujahidin (YBTMA). Kami telah kehilangan sosok yang bukan hanya pemimpin, tetapi juga guru, sahabat, dan teladan bagi kami semua.
Telah berpulang ke rahmatullah Bapak H. Dahlan Kosasih, S.Pd., M.T. Bin Juhana – Kepala Divisi Pendidikan YBTMA, pada hari Senin, 20 April 2026 pukul 13.00 WIB, di usia 68 tahun, setelah menjalani perawatan di RS Dustira Cimahi karena sakit jantung.
Kepergian beliau terasa begitu cepat. Seolah waktu belum cukup bagi kami untuk belajar lebih banyak dari sosok penuh dedikasi ini.
Di usia yang tidak lagi muda, beliau justru hadir dengan semangat yang begitu muda. Penuh energi, penuh gagasan, dan penuh harapan untuk masa depan pendidikan di YBTMA. Dalam waktu yang singkat, beliau telah meninggalkan jejak yang begitu berarti.
Beliau tidak hanya bekerja—beliau menghidupkan. Beliau tidak hanya memimpin—beliau menginspirasi.
Keceriaan beliau, semangatnya dalam setiap langkah, serta keyakinannya akan pentingnya perubahan dan kemajuan, menjadi cahaya bagi kami semua. Dari pembenahan sistem, penguatan karakter, hingga menanamkan pola pikir maju (growth mindset), semuanya beliau jalani dengan ketulusan.
Satu per satu program besar telah beliau rancang. Satu per satu perbaikan telah beliau mulai. Dan di setiap prosesnya, beliau hadir dengan hati.
Namun Allah SWT lebih mencintai beliau.
Di saat begitu banyak rencana baik yang sedang dan akan diwujudkan, Allah SWT memanggil beliau lebih dahulu. Meninggalkan kami dengan kenangan, pelajaran, dan amanah besar untuk melanjutkan apa yang telah beliau mulai.
Kami bersaksi, beliau adalah orang baik. Kami bersaksi, beliau telah memberikan yang terbaik.
Semoga setiap langkah pengabdian beliau menjadi amal jariyah yang terus mengalir. Semoga segala kebaikan dan keikhlasan beliau dibalas dengan pahala yang berlipat ganda. Dan semoga Allah SWT menempatkan beliau di tempat terbaik, di sisi-Nya, dalam naungan surga-Nya.
Selamat jalan, Bapak.. Terima kasih atas segala yang telah engkau berikan. Namamu, semangatmu, dan perjuanganmu akan selalu hidup di hati kami.
“Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah dia. Bebaskanlah dan maafkanlah dia. Luaskanlah kuburnya dan mandikanlah ia dengan air, salju, dan embun. Sucikan ia dari seluruh kesalahan seperti dibersihkannya kain putih dari kotoran”
TMI NGAMPRAH, KBB — Yayasan Bina Tanimulya Al Mujahidin (YBTMA) menggelar Rapat Kerja Gabungan Tahun 2025 pada Ahad, 08 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 18.30 WIB tersebut dilaksanakan di Aula SDQ &SMP Boarding Binamulya Tanimulya, Ngamprah, Kabupten Bandung Barat.
Rapat kerja gabungan ini dihadiri oleh Ketua Pembina YBTMA H. Supriyanto, Ketua RW 15 sekaligus Sekretaris Pembina H. Rizki Hadiansyah, Ketua Pengawas H. Amin Nugroho, serta Ketua YBTMA H. Heris Hendriana. Turut hadir pula para Anggota Pembina dan Pengurus Yayasan, serta para Ketua dan anggota dari beberapa Divisi Pendidikan dan Divisi Pemberdayaan YBTMA.
Kegiatan rapat kerja tersebut menjadi forum strategis bagi yayasan dalam melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program selama tahun 2025 sekaligus menyusun rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pengurus YBTMA menyampaikan laporan Rencana Anggaran Kegiatan (RAK) dari masing-masing divisi serta memaparkan Laporan Keuangan Tahunan Yayasan periode tahun 2025. Penyampaian laporan tersebut merupakan bagian dari upaya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan program serta keuangan yayasan kepada seluruh unsur pembina dan pengurus.
Selain itu, dipaparkan pula Rencana Anggaran Kegiatan (RAK) YBTMA tahun 2026 yang akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan berbagai program yayasan, khususnya pada bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Pada rapat kerja itu juga Ketua Pembina – H. Supriyanto bersama Anggota Pembina lainnya disaksikan Pengawas YBTMA, memilih langsung Ketua YBTMA baru, dan hasil rapat terpilih kembali Prof. Dr. H.Heris Hendriana, M.Pd. sebagai Ketua Yayasan Bina Tanimulya Al Mujahidin (YBTMA) periode 2025 – 2030. Selamat bertugas dan mengemban amanat Ketua YBTMA kembali kepada bapak Prof. Dr. H. Heris Hendriana, M.Pd., semoga kedepan perkembangan YBTMA lebih sukses & maju lagi baik bidang Pendidikan maupun Pemberdayaannya, serta kebermanfaat YBTMA dimasa mendatang semakin bertambah dirasakan warga masyarakat RW.15 Tanimulya. Aamiiin YRA.
Prof. Dr. H. Heris Hendriana, M.Pd.
Melalui rapat kerja ini, diharapkan seluruh jajaran yayasan dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan efektivitas program, serta menyusun langkah-langkah strategis guna mendukung pengembangan lembaga di masa mendatang. Rangkaian kegiatan rapat kerja berlangsung dengan lancar dan penuh suasana kebersamaan. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama, dilanjutkan dengan ramah tamah serta pelaksanaan shalat Magrib berjamaah.
TMI-220226 — Dalam rangka menyambut dan memeriahkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Yayasan Bina Tanimulya Al Mujahidin (YBTMA) melalui Divisi Pemberdayaan, Graha Tani Mulya Indah (GTMI), menyelenggarakan kegiatan Bazar Ramadhan 1447 H yang akan dilaksanakan mulai tanggal 01 s/d 29 Ramadhan 1447 H, setiap hari pukul 15.00 – 22.00 WIB.
Kegiatan bazar ini bertempat di area lapang parkir dan pinggir jalan Graha Tani Mulya Indah, yang selama bulan Ramadhan dimanfaatkan sebagai sentra kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha kuliner dan UMKM di lingkungan RW 15 Tanimulya.
Wadah Pemberdayaan Ekonomi Umat
Sebagai bagian dari komitmen pemberdayaan masyarakat, GTMI menyewakan lapak usaha kepada warga sekitar yang memiliki usaha kuliner maupun produk UMKM. Momentum Ramadhan menjadi kesempatan yang sangat baik untuk meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal, sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat akan aneka hidangan berbuka puasa.
GTMI menyediakan lokasi berjualan yang tertata dengan baik, dilengkapi fasilitas keamanan dan kebersihan. Dengan dukungan ini, para pegiat usaha dapat berjualan dengan nyaman, tertib, dan aman, sehingga tercipta suasana bazar yang kondusif bagi penjual maupun pembeli.
Membangun Kebersamaan dan Keberkahan
Bazar Ramadhan ini tidak hanya menjadi ajang transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Interaksi yang terjalin setiap sore menjelang berbuka puasa diharapkan mampu menumbuhkan rasa kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Menguatkan Silaturahmi di Bulan Penuh Berkah
Bazar Ramadhan ini bukan sekadar aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang mempererat ukhuwah antarwarga. Senyum, sapa, dan canda ringan antar tetangga menjadi pemandangan yang menghangatkan suasana sore menjelang adzan Maghrib.
Semoga kegiatan Bazar Ramadhan 1447 H yang digagas YBTMA melalui GTMI ini terus berjalan lancar hingga akhir Ramadhan, membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat — baik panitia, pelaku usaha, maupun masyarakat yang hadir — serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam memakmurkan bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat, serta menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan semangat pemberdayaan umat di lingkungan RW 15 Tanimulya.
Mari bersama-sama kita sukseskan Bazar Ramadhan 1447 H di Graha Tanimulya Indah ini dan jadikan momentum ini sebagai ladang kebaikan di bulan yang penuh rahmat.